Rabu, 16 Juni 2010

Nutrisi membuat anda CANTIK

Anda tergolong orang yang sangat peduli dengan urusan kecantikan
kulit. Anda selalu memakai tabir surya setiap kali ke luar rumah,
membersihkan wajah minimal 2 kali sehari, mengoleskan pelembab tak
pernah lupa, bahkan kunjungan ke klinik perawatan kulit pun rutin
dilakukan. Tapi bagaimana dengan perawatan kecantikan dari dalam?
Asupan nutrisi yang lengkap dan seimbang ternyata dua kali lebih
penting untuk menjaga kecantikan kulit, karena juga berdampak pada
kesehatan secara keseluruhan.


Coba ingat-ingat, pernahkah Anda melihat wanita yang kulitnya justru
makin cling saat sedang berbadan dua?Itu karena perubahan hormon selama
hamil membuat kulit lebih cantik, begitu barangkali penjelasan Anda
atas keberuntungan mereka.


Tapi, boleh jadi itu memang berpengaruh. Tapi ketika hamil, seorang
wanita biasanya menjalankan pola makan yang seimbang.Asupan nutrisi
yang baik rupanya tak hanya bermanfaat bagi janin, tapi juga bagi ibu.
Yang jelas, untuk menerapkan pola makan sehat dan cukup nutrisi tak
perlu menunggu hamil kan?Mari, mulai dari sekarang, perhatikan apa yang
Anda makan demi kulit sehat dan cantik.


Pentingnya Vitamin dan Mineral

Vitamin A, sumbernya, secara umum ada 2 jenis.
Retinol yang lebih mudah digunakan oleh tubuh dan berasal dari sumber
hewani, serta beta karoten dari sumber nabati yang sering juga disebut
provitamin A karena harus diproses dulu oleh tubuh sebelum menjadi
vitamin A yang siap digunakan. Makanan yang kaya akan vitamin A antara
lain sayuran berwarna hijau, kuning, oranye, dan merah, hati, susu,
kuning telur.

Vitamin C, dibutuhkan tubuh untuk membuat hydroxyprotine,
suatu zat kimia tubuh yang punya peran besar dalam pembentukan kolagen.
Seperti Anda tahu, kolagen inilah yang membuat kulit tetap kencang dan
awet muda. Vitamin C jenis ascorbyl palmitate (AP) yang larut
dalam lemak berfungsi meningkatkan sistem imunitas dan merangsang
pembentukan kolagen agar kulit kenyal bebas kerut. Jenis makanan yang
kaya akan vitamin C diantaranya jeruk, jambu, kiwi tomat, cabai,
paprika, brokoli.

Vitamin E, terutama bertugas mencegah oksidasi, juga
menjaga fungsi-fungsi syaraf serta otot. Makanan yang kaya akan vitamin
antara lain, alpukat, sayuran hijau, kacang-kacangan, biji-bijian,
seafood, dan telur.

Vitamin B Kompleks, sebenarnya tiap jenis vitamin B
mempunyai fungsi spesifik. Namun bekerja saling menunjang. Untuk
kecantikan kulit, vitamin B kompleks bermanfaat untuk mempertahankan
kesehatan otot dan kulit, menstimulasi reproduksi dan pertumbuhan sel.

Zinc, merupakan mineral yang sangat penting untuk
membantu kerja ratusan enzim tubuh dalam mereproduksi sel, termasuk
sel-sel kulit, Jenis makanan yang mengandung zinc antara lain oyster,
daging unggas, bayam, kacang almond, dan biji bunga matahari.

Selenium, mineral ini berfungsi mengaktifkan enzim antioksidan glutathione peroxidase
yang ditemukan di setiap sel tubuh dan bersama vitamin E bekerja
mencegah kerusakan sel tubuh menghambat radikal bebas. Makanan dengan
kandungan selenium misalnya whole gralns, bawang putih, kedelai, jamur,
asparagus, tuna, nanas.

Mangan, juga termasuk mineral esensial untuk kesehatan
tulang, syaraf, kulit, dan jaringan penghubung. Berperan juga dalam
mengaktifkan enzim antioksidan superokside dismutase (SOD)
yang bertugas mencegah peradangan dan kerusakan sel tubuh oleh radikal
bebas serta metabolisme vitamin. Mangan dapat didapat dari
kacang-kacangan, alpukat, sayuran hijau, nanas, teh.

Magnesium, berperan dalam proses pembentukan sel-sel
tubuh dan menstimulasi aktivitas vitamin B. Makanan yang kaya magnesium
antara lain kacang-kacangan, sayuran hijau, nasi merah, bawang putih,
apel, pisang, apricot, susu, daging, dan hidangan laut.

Zat besi, penting dalam proses pembentukan sel-sel
darah merah yang akan mengantarkan oksigen dari paru-paru ke seluruh
tubuh. Kecukupan zat besi membuat kulit merona sehat dan pucat. Makanan
sumber zat besi antara lain, hati, daging merah, ikan, dan sayuran
hijau.

Perlukah Suplemen ?Jika Anda sudah menerapkan pola makan sehat dan gizi
seimbang, masih perlukah mengonsumsi suplemen? Sebenarnya ada beberapa
faktor yang dapat mempengaruhi kemampuan tubuh menyerap nutrisi, bahkan
ketika Anda sudah berusaha mencukupinya lewat makanan. Stres dan
aktivitas fisik berat misalnya, dapat menyebabkan penurunan sistem
imunitas tubuh sehingga rawan terserang penyakit. Adanya gangguan
kesehatan membuat kemampuan tubuh menyerap nutrisi secara maksimal jadi
menurun. Stres juga menyebabkan peningkatan kebutuhan tubuh akan
vitamin, seperti B dan C.

Makin bertambahnya usia menyebabkan penurunan kemampuan tubuh memproses
vitamin dan nutrisi yang didapat dari makanan. Karena itu tak ada
salahnya menambah asupan lewat suplemen. Meski tidak bisa mencegah
terjadinya proses penuaan, setidaknya bisa memperlambat sekaligus
menjaga kesehatan. Yang tak boleh dilupakan, suplemen hanya berfungsi
melengkapi, tapi tak bisa menggantikan manfaat pola makan sehat dan
gizi seimbang.

Karena kunci kulit sehat adalah nutrisi seimbang, maka konsumsi
suplemen juga harus seimbang. Soalnya semua zat gizi bekerja saling
menunjang secara harmonis dalam tubuh bagai simfoni orkestra,
perpaduannya harus pas agar dapat bermanfaat optimal.

Jangan sampai manfaat satu nutrisi justru hilang akibat konsumsi jenis
nutrisi atau makanan lain secara berlebih. Misalnya, penyerapan zat
besi dapat ditingkatkan dengan bantuan vitamin C terutama dari jeruk,
namun serat, kalsium, zinc, dan kafein akan mengganggu penyerapan zat
besi oleh tubuh. Asupan vitamin C dan zinc dalam dosis tinggi dapat
berpengaruh terhadap penyerapan selenium. Mangan butuh bantuan copper
dan zinc untuk mengaktifkan enzim antioksidan SOD, tapi kalsium dan zat
besi mengurangi penyerapan mangan oleh tubuh. Demikian juga dengan
magnesium yang mesti bekerja sama dengan kalsium agar dapat bermanfaat
optimal bagi tubuh.

Jangan Musuhi Lemak

Ingin kulit kenyal dan lembut seperti kulit anak-anak? Kalau begitu,
jangan singkirkan lemak dari menu Anda. Kekurangan lemak akan membuat
kulit kering dan kusam, bahkan rambut pun akan tampak kusam dan tak
bercahaya.

Biasanya ini terjadi pada mereka yang melakukan crash-diet
atau diet agar menjadi langsing dengan cepat. Daripada menghindari
semua lemak, lebih baik Anda memilah-milah jenis lemak, karena lemak
adalah pelarut vitamin-vitamin penting bagi kulit cantik dan bahan
dasar hormon yang berperan pada keindahan kulit. Pilihlah makanan yang
kaya akan asam lemak esensial seperti omega 3 dan omega 6 untuk
membantu menguatkan membran sel di seluruh tubuh.

Dengan begitu, kemampuan sel menahan kelembaban juga akan membaik.
Efeknya, kulit jadi terlihat lembab, kenyal, dan halus.Rambut pun
tampak indah bercahaya. Jenis makanan yang banyak mengandung asam lemak
esensial antara lain kacang-kacangan, ikan laut seperti tuna, mackerel,
dan salmon.

Detox Bersihkan Tubuh dan Kulit

Meski tubuh punya kemampuan yang mengagumkan untuk
membersihkan diri dari racun-racun sisa metabolisme maupun zat-zat
kimia, rasanya gaya hidup jaman sekarang membuat pembersihan itu makin
berat. Kalau selama ini pola makan Anda agak berantakan boleh juga
sesekali melakukan detoks.

Anda yang sudah menganut pola makan sehat pun tak ada salahnya
melakukan detoksifikasi, soalnya racun-racun yang masuk ke tubuh belum
tentu lewat makanan saja. Polusi udara dari asap kendaraan dan asap
rokok bisa jadi tersedot oleh Anda dan lama-lama mengakibatkan kulit
kering, kusam, dan cepat keriput.

Detoks bukan berarti Anda harus ‘bertahan hidup’ hanya dengan minum jus
buah. Anda harus tetap cukup nutrisi supaya organ detoks Anda bisa
bekerja optimal. Memang disarankan agar Anda memperbanyak konsumsl
sayuran, buah-buahan, atau jus buah serta minurn banyak air putih.
Sebaiknya hindari produk-produk makanan yang diproses, makanan yang
tinggi lemak dan tinggi gula, goreng-gorengan, alkohol, kopi dan teh.
Bila perlu, konsumsilah suplemen yang mendukung kerja organ detoks.

Manis di lidah, belum tentu manis di wajah

Jika Anda mengidamkan kulit cantik, kurangi kebiasaan Anda
makan yang manis-manis.Makanan manis menyebabkan gula darah melonjak
sehingga terjadi perubahan biokimiawi dalam sel yang berbuntut penuaan.

Dr. Nicholas Perricone seorang spesialis kulit yang merancang The Perricone Diet
untuk anti-aging, meyakini penyebab dasar penuaan dini kulit dan semua
organ tubuh adalah peradangan yang bisa juga dipicu oleh naiknya kadar
gula darah. Anda yang berjerawat juga sebaiknya mengurangi konsumsi
gula agar jerawat tak semakin meradang.

Tak hanya itu cara gula ‘merusak’ kulit, saat kadarnya tinggi gula
dapat melekatkan diri pada kolagen dan membuat kulit kaku karena
kehilangan elastisitasnya. Hasilnya muncul kerut dan keriput. Makanya
kurangi konsumsi permen, minuman ringan dan sari buah yang tinggi gula.
Perlu juga mengurangi konsumsi garam, soalnya garam bersifat menahan
cairan. Jika konsumsi garam terlalu banyak, bukan lembab yang didapat
melainkan kulit sembab karena cairan yang tertahan di tubuh terlalu
banyak.


Blogged with the Flock Browser

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

TERIMA KASIH